BARABAH OLEH 5A

KELAS 5A PBSI UPS TEGAL, BAWAKAN BARABAH KARYA MOTINGGO BUSYE
Banio adalah seorang lelaki tua bertubuh bongkok tapi kekar, berumur 70 tahun, suaranya lantang dan sukar untuk ketawa. Dia memiliki dua belas istri, namun tidak semua istrinya masih utuh dua belas ora be vbng, karena dari kedua belas istri-istrinya yang paling masih sangat setia dan mendampinginya apa adanya adalah Barabah. Barabah adalah istri Banio ke dua belas, Barabah seorang istri yang sangat setia kepada suaminya, dia berumur 28 tahun, cantik, menarik dan mencintai suaminya.

           Pada suatu ketika, di ruang tengah rumahnya , Barabah sedang menenun dan duduk di sebuah peti yang panjang dan dia melihat suaminya yaitu Banio yang masuk rumah dengan tangan luka yang penuh dengan tanah. Saat Barabah bertanya namun Banio mengalihkan pembicaraan Barabah, yaitu saat meminum kopi yang dibuat oleh Barabah. . Banio merasa bahwa dirinya sudah sangat tua dan keadaannya yang bongkok, dia berpikir bahwa usianya tidak lama lagi.

            Pada esok harinya Banio pergi ke ladang untuk bongkar rumputan alang-alang yang sangat berbahaya bahkan tangan Banio terluka akibat dari rumputan alang-alang yang di ladangnya, tetapi mendadak dia mendengar suara ketukan pintu depan, kemudian Ibah mnuju pintu. Saat Ibah membuka pintu, nampak seorang perempuan muda yaitu bernama Zaitun, Zaitun sebenarnaya adalah wanita montok yang berusia 25 tahun, sikapnya ramah dan hangat. Ia adalah anak Banio dari istri ke enam yang telah lama diceraikannya, kemudian dia mempersilahkan Zaitun masuk. Zaitun terpesona melihat dan memandangi isi rumahnya, sedangkan Barabah curiga tetapi dia berusaha menutupinya. Barabah heran melihat kelakuan Zaitun, Zaitun berkata kepada Ibah bahwa dia melihat cicak.

            Zaitun kerumah Banio sebenarnya bermaksud untuk bertemu dengan Pak Banio, namun pada saat itu Banio sedang pergi ke ladang, jadi dia tidak bertemu dengan Pak Banio. Barabah berkata kepada Zaitun bahwa dia sudah menyabarkan hatinya sejak Zaitun datang kerumahnya, Barabah sudah menyindir-nyindir namun dia membiarkan panas penasaran ( dia sambil menangis tersedu-sedu). Barabah tidak ingin melepaskan suaminya, seperti sebelas istri suaminya.

            Ketika Barabah menyambangi pintu, dia membukanya dan nampak Adibul yang tubuhnya kekar tetapi agak sedikit bongkok, berusia 30 tahun dan bekerja sebagai kusir sado. Dia sambil melihat loteng rumah Barabah. Kemudian Ibah bertanya kepada Adibul , apa dia melihat cicak di lotengya kemudian Adibul menjawab tidak ada. Saat Banio sudah pulang dari stasiun, Banio melihat ada tamu di rumahnya yaitu seorang laki-laki yang datang ke rumahnya disaat istrinya di rumah sendirian. Sebelumnya Banio merasa marah dengan Adibul namun akhirnya dia juga tidak jadi marah. Barabah pun tidak suka menerima tamu tidak sopan seperti Adibul. Sampai Barabah mengusir Adibul, namun Banio tetap membela Barabah dia mengatakan bahwa itu tanda istri yang baik. Banio pun menasehati Adibul jika menikah harus mencari istri yang baik seperti Barabah karena dia bukan hanya bisa memasak di dapur, dia juga pemberani dan suka memberi semangat, dia juga tidak mau kehilangan suami, sebab itu Banio suka kepada Barabah.

            Tiba-tiba Zaitun muncul didepan pintu, semua terkejut melihatnya kemudian Barabah beranjak dari peti.

            Adibul mendekati Zaitun, dan bertanya kepada Zaitun betul kau suka menjinakkan suami orang ? tanya Adibul. Zaitun merasa kaget dan dia menjawab tidak. Barabah pun menyahut bahwa Zaitun berbohong, Zaitun datang kerumahnya mau menguji hatinya dengan sindiran-siandiran. Banio tidak mengetahui siapa Zaitun sebenarnya, kemudian Zaitun berkata bahwa dia datang kerumah Banio untuk mencari bapaknya. Adibul mengatakan bahwa Zaitun adalah anaknya dari istri yang ke enamnya yaitu dari Ibu Rabiah. Sebenarnya tujuan Zaitun datang dengan Adibul adalah untuk meminta restu kepada bapaknya yaitu Pak Banio.
Begitulah sinopsis dari naskah barabah.
Drama yg diperankan oleh
Riski etika ( barabah)
Amad ( Banio)
Sofyan (Adibul)
Sisi ( Zaitun)

Dengan sutradara asyah finanti, astrada solihat alaihi salam dan pimpro larasaji dipentaskan di Auditorium UPS Tegal, 4 Nov 2019.

All crew Barabah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *